BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan tekhnologi pun semakin
canggih, bahkan orang-orang banyak yang memanfaatkan tekhnologi dalam segala
aktivitasnya, dan yang paling tidak asing lagi di telinga kita adalah computer
Namun di Indonesia banyak juga orang yang hanya tau computer
tapi tak bisa mengaplikasikanya, semua itu bisa disebabkan karena keterbatasan
pengetahuan&rendahnya pendidikan di Indonesia. Sesungguhnya banyak sekali
manfaat dari computer, tapi banyak orang yang menyalahgunakan computer ,
harusnya computer dijadikan sebagai media pembelajaran yang baik tapi
malah digunakan untuk melakukan hal-hal yang negatif .
Computer berkembang di berbagai
Negara karena mempunyai banyak manfaat, namun itu belum dinikmati oleh manusia pada umumnya, karena ada juga
yang masih belum bisa memanfaatkan computer, padahal dengan computer
bisa mempermudah pekerjaan kita
Permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai computer
1.2
Rumusan Masalah
1. Apa
sich computer itu&apa saja
bagian-bagian computer?
2. Apa
manfaat computer bagi pendidikan?
3.
Bagaimana perkembangan tekhnologi
informasi&komunikasi di Indonesia?
Tujuan
1.
Menjelaskan
tentang computer dan bagian-bagianya
2.
Menjelaskan
manfaat computer
3.
Menjelaskan
perkembangan tekhnologi informasi&komunikasi di Indonesia
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 pengetahuan
tentang komputer dan bagian-bagian komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data
menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula
dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan
aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian
dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir
eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai
untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide
rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai
semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk
arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah
informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama
bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata
"komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut
disebut sebagai komputer.
Kata computer secara umum pernah
dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika,
dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of
Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646
sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897
juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II
kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris
yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung. Charles
Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin
analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule
juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.
Bagian-bagian computer personal
2.2 manfaat
komputer
Sudah tahukah anda tentang manfaat komputer,
komputer yang dulunya seperti mainan anak kecil “gembot” kini terasa sangat
futuristik bahkan sangat mengesankan bagaimana implementasinya dalam kehidupan
manusia sehari harinya. Sejarah perkembangan komputer yang dahulu masih seperti
kalkulator kini tidak disangka bisa menyerupai kaca lurus kini diperkenalkan
dengan nama ipad.
Manfaat komputer di bidang pendidikan banyak sekali
diantaranya :
1. Sebagai alat presentasi – dengan bantuan sebuah proyektor kini komputer jinjing dapat digunakan sebagai alat untuk mempresentasikan sebuah ide ataupun gagasan, biasanya banyak digunakan dalam rapat pembangunan dan juga mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian mereka.
2. Sebagai pengganti mesin ketik – Sekitar tahun delapan puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan mesin ketik masih menjadi andalan dalam menulis laporan ataupun menulis buku , namun disekitar akhir tahun sembilan puluhan kini posisinya digantikan dengan komputer yang dikenal lebih simple dan lebih efektif.
3. Sebagai alat hitung – Di dalam komputer tentunya akan sangat mudah dalam menghitung angka-angka , banyak sekali angkuntan yang menggunakan ms . excel dalam menghitung baik jumlah , rata-rata dan juga pembagian.
4. Sebagai media komunikasi dengan masyarakat luas . tahukah anda bahwa internet adalah satuan dari kumpulan seluruh komputer di dunia yang saling terhubung antara satu dengan yang lain, banyak yang
1. Sebagai alat presentasi – dengan bantuan sebuah proyektor kini komputer jinjing dapat digunakan sebagai alat untuk mempresentasikan sebuah ide ataupun gagasan, biasanya banyak digunakan dalam rapat pembangunan dan juga mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian mereka.
2. Sebagai pengganti mesin ketik – Sekitar tahun delapan puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan mesin ketik masih menjadi andalan dalam menulis laporan ataupun menulis buku , namun disekitar akhir tahun sembilan puluhan kini posisinya digantikan dengan komputer yang dikenal lebih simple dan lebih efektif.
3. Sebagai alat hitung – Di dalam komputer tentunya akan sangat mudah dalam menghitung angka-angka , banyak sekali angkuntan yang menggunakan ms . excel dalam menghitung baik jumlah , rata-rata dan juga pembagian.
4. Sebagai media komunikasi dengan masyarakat luas . tahukah anda bahwa internet adalah satuan dari kumpulan seluruh komputer di dunia yang saling terhubung antara satu dengan yang lain, banyak yang
digunakan
sebagai server , dan sat ini server terbaik masih di pegang oleh pihak google
yang juga website
nomor
satu di dunia dengan fasilitas mesin pencarinya, setelah media yang bermanfaat
ter-upload di server baik itu dalam bentuk pdf ,html dan juga doc . dapat di
akses oleh semua orang di dunia selama server tetap menyala tentunya , saat
server mengalami down ataupun maintenance maka semua halaman yang kita upload
tidak dapat di unduh ataupun di baca
2.3 Teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia
A. Dunia Pendidikan Konvensional Indonesia
Secara umum
Dunia Pendidikan memang belum pernah benar-benar menjadi wacana yang publik di
Indonesia, dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan baik yang
bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun
demikian, bukan berarti bahwa permasalahan
ini tidak pernah menjadi perhatian.
ini tidak pernah menjadi perhatian.
Upaya-upaya
peningkatan kualitas mutu serta kuantitas yang membawa nama pendidikan telah
dilakukan oleh pihak pemerintah, walau sampai saat ini kita belum melihat hasil
dari usaha tersebut. Apabila kita melihat dari sudut pandang Nasional atau
alias yang umum-umum saja jadi marilah kita lihat apa yang dilakukan oleh
pemerintah. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah biasanya bersifat
konstitusional demi mendapatkan lulusan dari sekolah yang kompetitif minimal
kelulusan UAN dengan nilai sebesar 4,00 dengan tidak digabung dengan poin pada
ujian praktek ditambah lagi tanpa ujian praktek. Pada hal ini bukannya kita
menemukan pemerintah berusaha untuk memperbaiki mutu pendidikan melainkan
nampak sepertinya pemerintah hendak menjegal generasi kita.
Apabila kita
amati dengan seksama, apa sebenarnya yang menjadi inti permasalahan pada
dunia pendidikan, mungkin jauh lebih
sulit dari menggantang asap. Berbagai hal dapat saja dipersalahkan sebagai
pokok masalah yang menghambat kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. Namun
demikian, yang jelas-jelas dapat kita temukan sebagai suatu kecacatan ialah
proses belajar mengajar konvensional
yang mengandalkan tatap muka antara guru dan murid, dosen dengan
mahasiswa, pelatih dengan peserta latihan, bagaimanapun merupakan sasaran empuk
yang paling mudah menjadi sasaran bagi suara-
suara kritis yang menghendaki peningkatan kualitas pada dunia pendidikan.
suara kritis yang menghendaki peningkatan kualitas pada dunia pendidikan.
Ketidakefektifan
adalah kata yang paling cocok untuk sistem ini, sebab seiring dengan
perkembangan zaman, pertukaran informasi menjadi semakin cepat dan instan,
namun institut yang masih menggunakan sistem tradisional ini mengajar (di
jenjang sekolah tinggi kita anggap memberikan informasi) dengan sangat lambat
dan tidak seiring dengan perkembangan IT. Sistem konvensional ini
seharusnya
sudah ditinggalkan sejak ditemukannya media komunikasi multimedia. Karena sifat
Internet yang dapat dihubungi setiap saat, artinya siswa dapat memanfaatkan
program-program pendidikan yang disediakan di jaringan Internet kapan saja
sesuai dengan waktu luang mereka sehingga kendala ruang dan waktu yang mereka
hadapi untuk mencari sumber belajar dapat teratasi. Dengan perkembangan pesat
di bidang teknologi telekomunikasi, multimedia,dan informasi; mendengarkan
ceramah, mencatat di atas kertas sudah tentu ketinggalan jaman.
B. Penggunaan IT Dalam Dunia Pendidikan
Arti IT bagi
dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program
pendidikan. Namun hal
Pemanfaatan IT
ini di Indonesia baru memasuki tahap mempelajari berbagai kemungkinan
pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan memasuki milenium ketiga ini.
Padahal
penggunaan IT ini telah bukanlah suatu wacana yang asing di negeri Paman Sam
Sana. Pemanfaatan IT dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman di
Amerika Serikat pada dasawarsa yang telah lalu. Ini merupakan salah satu bukti
utama ketertinggalan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa di dunia.
Berikut ini
ialah sampel-sampel dari luar negeri hasil revolusi dari system pendidikan yang
berhasil memanfaatkan Teknologi Informasi untuk menunjang proses pembelajaran
mereka:
1. SD River
Oaks di Oaksville, Ontario, Kanada, merupakan contoh tentang apa yang bakal
terjadi di sekolah. SD ini dibangun dengan visi khusus: sekolah harus bisa
membuat murid memasuki era informasi instan dengan penuh keyakinan. Setiap
murid di setiap kelas berkesempatan untuk berhubungan dengan seluruh jaringan
komputer sekolah. CD-ROM adalah fakta tentang kehidupan. Sekolah ini bahkan
tidak memiliki ensiklopedia dalam bentuk cetakan. Di seluruh perpustakaan,
referensinya disimpan di dalam disket video interaktif dan CD- ROM-bisa
langsung diakses oleh siapa saja, dan dalam berbagai bentuk: sehingga gambar
dan fakta bisa dikombinasikan sebelum dicetak;foto bisa digabungkan dengan
informasi.
2. SMU Lester
B. Pearson di Kanada merupakan model lain dari era computer ini. Sekolah ini
memiliki 300 komputer untuk 1200 murid. Dan sekolah ini memiliki angka putus
sekolah yang terendah di Kanada: 4% dibandingkan rata-rata nasional sebesar 30%
3. Prestasi
lebih spektakuler ditunjukkan oleh SMP Christopher Columbus di Union City, New
Jersey. Di
akhir 1980-an,
nilai ujian sekolah ini begitu rendah, dan jumlah murid absen dan putus sekolah
begitu tinggi hingga negara bagian memutuskan untuk mengambil alih. Lebih dari
99% murid berasal dari keluarga yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa
kedua.
Bell Atlantic-
Sebuah perusahaan telepon di daerah itu membantu menyediakan komputer dan
jaringan yang menghubungkan rumah murid dengan ruang kelas, guru, dan
administrator sekolah. Semuanya dihubungkan ke Internet, dan para guru dilatih
menggunakan komputer pribadi. Sebagai gantinya, para guru mengadakan kursus
pelatihan akhir minggu bagi orangtua.
Dalam tempo dua
tahun, baik angka putus sekolah maupun murid absenmenurun ke titik nol. Nilai ujian-standar murid meningkat hampir 3
kali lebih tinggi dari rata-rata sekolah seantero New Jersey.
Informasi yang
diwakilkan oleh komputer yang terhubung dengan internet sebagai media utamanya
telah mampu memberikan kontribusi yang demikian besar bagi proses pendidikan.
Teknologi interaktif ini memberikan katalis bagi terjadinya perubahan medasar
terhadap peran guru: dari informasi ke transformasi. Setiap sistem sekolah
harus bersifat moderat terhadap teknologi yang memampukan mereka untuk belajar
dengan lebih cepat, lebih baik, dan lebih cerdas. Dan Teknologi Informasi yang
menjadi kunci untuk menuju model sekolah masa depan yang lebih baik.
Namun usaha-usaha
dari anak-anak bangsa juga terus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan bangsa
Indonesia dalam hal penyampaian proses pendidikan dengan penggunaan IT.
Semisalnya, baru-baru ini Telkom, Indosat, dan Institut Teknologi Bandung (ITB)
menyatakan kesiapannya untuk mengembangkan IT untuk pendidikan di Indonesia,
dimulai dengan proyek-proyek
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang
telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan
orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa
alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.
Manfaat komputer di bidang pendidikan banyak sekali
diantaranya :
1. Sebagai alat presentasi – dengan bantuan sebuah proyektor kini komputer jinjing dapat digunakan sebagai alat untuk mempresentasikan sebuah ide ataupun gagasan, biasanya banyak digunakan dalam rapat pembangunan dan juga mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian mereka.
2. Sebagai pengganti mesin ketik – Sekitar tahun delapan puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan mesin ketik masih menjadi andalan dalam menulis laporan ataupun menulis buku , namun disekitar akhir tahun sembilan puluhan kini posisinya digantikan dengan komputer yang dikenal lebih simple dan lebih efektif.
3. Sebagai alat hitung – Di dalam komputer tentunya akan sangat mudah dalam menghitung angka-angka , banyak sekali angkuntan yang menggunakan ms . excel dalam menghitung baik jumlah , rata-rata dan juga pembagian.
4. Sebagai media komunikasi dengan masyarakat luas . tahukah anda bahwa internet adalah satuan dari kumpulan seluruh komputer di dunia yang saling terhubung antara satu dengan yang lain, banyak yang
1. Sebagai alat presentasi – dengan bantuan sebuah proyektor kini komputer jinjing dapat digunakan sebagai alat untuk mempresentasikan sebuah ide ataupun gagasan, biasanya banyak digunakan dalam rapat pembangunan dan juga mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian mereka.
2. Sebagai pengganti mesin ketik – Sekitar tahun delapan puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan mesin ketik masih menjadi andalan dalam menulis laporan ataupun menulis buku , namun disekitar akhir tahun sembilan puluhan kini posisinya digantikan dengan komputer yang dikenal lebih simple dan lebih efektif.
3. Sebagai alat hitung – Di dalam komputer tentunya akan sangat mudah dalam menghitung angka-angka , banyak sekali angkuntan yang menggunakan ms . excel dalam menghitung baik jumlah , rata-rata dan juga pembagian.
4. Sebagai media komunikasi dengan masyarakat luas . tahukah anda bahwa internet adalah satuan dari kumpulan seluruh komputer di dunia yang saling terhubung antara satu dengan yang lain, banyak yang
digunakan
sebagai server , dan sat ini server terbaik masih di pegang oleh pihak google
yang juga website
nomor
satu di dunia dengan fasilitas mesin pencarinya, setelah media yang bermanfaat
ter-upload di server baik itu dalam bentuk pdf ,html dan juga doc . dapat di
akses oleh semua orang di dunia selama server tetap menyala tentunya , saat
server mengalami down ataupun maintenance maka semua halaman yang kita upload
tidak dapat di unduh ataupun di baca
Berikut ini
ialah sampel-sampel dari luar negeri hasil revolusi dari system pendidikan yang
berhasil
memanfaatkan Teknologi Informasi untuk menunjang proses pembelajaran mereka:
1.
SD
River Oaks di aksville, Ontario,kanada
2.
SMU
Lester B. Pearson di Kanada
3.
SMP
Christopher Columbus di Union City, New Jersey
3.2 Saran
Sesungguhnya kemajuan tekhnologi itu merupakan hal yang bagus, baik
dalam hal pendidikan ataupun yang lainya, tapi yang kurang baik adalah pada
saat dipersalah gunakan oleh pihak-pihak tertentu. Sehingga perlu di buatkan
Undung-Undang untuk mengantisipasi kejahatan didunia maya
Seharusnya semua peserta didik diperkenalkan dengan computer
karena dari pembahasan diatas kita tau kalau penggunaan computer
begitu penting dan disertai dengan pendidikan moral agar para peserta didik
juga tidak menyalah gunakan dalam penggunaan computer
DAFTAR PUSTAKA
Husnan, Muhammad.dkk.1986.pengenalan mikrokomputer
dalam pendidikan.bandung:angkasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar